Selain kanker serviks, salah satu jenis kanker yang diderita oleh kebanyakan wanita di Indoensia adalah kanker payudara. Namun, Anda jangan keburu serem dulu. Dalam postingan kali ini, saya mau berbagi ilmu tentang bagaimana cara deteksi dini kanker payudara.
Sebenarnya cara ini sudah saya ketahui di bangku kuliah tapi baru engeh akan manfaatnya saat saya menjalani yang namanya general check up. Mengingat gaya hidup yang semakin hedon dan mengacu ke arah (un)healty life style, risiko kanker payudara tentunya akan lebih besar dialami oleh para kaum wanita. mak.dar.it, saya mau sharing sedikit yaa..
Yang namanya penyakit, pencegahan itu selaku lebih baik, salah satunya dengan deteksi dini. Bukankah semakin dini kita mengetahui penyakit yang ada di tubuh kita, masih ada harapan untuk mengurangi tingkat keparahan? Untuk kanker payudara, ada istilah yang dikenal dengan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) dan juga mamografi. SADARI ini dilakukan dengan memerhatikan bentuk, ukuran, warna, termasuk meraba-raba payudara sendiri. Di lain pihak, mamografi itu semacam pemeriksaan laboratorium dengan bantuan sinar X.
SADARI, dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya perabaan. Cara ini dapat dilakukan pada saat Anda berdiri tegak, menghadap ke cermin, dan dalan keadaan telanjang badan. Untuk pemeriksaan payudara sebelah kiri, Anda dapat melakukannya dg cara sbb:
1. Letakkan tangan kiri Anda di belakang kepala
2. Biasanya digunakan empat jari (selain jempol) kanan untuk meraba
3. Tekan secara halus dan rata dengan keempat jari tersebut
4. Rabalah payudaramu dengan gerakan meraba dimulai dari daerah puting
5. Gerakan meraba ini memutar ke seluruh payudara dengan arah putaran ke luar (membentuk lingkaran yang semakin membesar)
6. Raba pula hingga ke bagian di bawah ketiak
Untuk pemeriksaan payudara sebelah kanan, lakukan hal di atas dengan tangan sebaliknya.
Jika sudah, perhatikan pula bentuk kedua payudara Anda di depan cermin. Apakah ada perbedaan di kedua sisi.
Tetap dengan posisi berdiri tegak, letakkan kedua tangan di pinggang, juga angkat kedua tangan ke atas. Perhatikan bagaimana bentuk, ukuran, dan warna payudara Anda.
Terakhir, tekan puting Anda. Perhatikan, apakah ada cairan yang keluar atau tidak. Cairan ini dapat berwarna seperti susu, putih, atau darah.
Simple thing to do sebenrnya buat para wanita tentang SADARI ini. Kalau mamografi tiu memerlukan biaya, SADARI tidak perlu menggunakan biaya dan dapat dilakukan sesempatnya kita aja. Cukup dilakukan 2 kali dalam sebulan, saat pramenstruasi dan pascamenstruasi. Kenapa dilakukan saat pramenstruasi? Karena saat ini, hormon reproduksi kita sedang bekerja. Berasa nggak sih kalau mau menstruasi, payudara kita kenceng sekali rasanya. Nah, kalau ternyata dari hasil rabaan ini ada benjolan dan menimbulkan rasa sakit, jangan panik dulu. Siapa tau itu hanya efek dari hormon reproduksi yang sedang bekerja saat mau menstruasi. Jadi, untuk meyakinkannya, lakukan SADARI lagi setelah Anda menstruasi. Jika memang benjolan itu masih muncul, dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter.
SADARI sebaiknya dilakukan saat kamu mandi, pokoknya dalam keadaan telanjang badan, tanpa ada benda apapun yang menghalangi objek yang diraba. Selain itu, akan lebih memungkin untuk mendeteksi benjolan ini ketika payudara dalam keadaan basah dan licin. Lebih gampang lagi, dilakukannya di depan cermin. Supaya terlihat pula permukaan payudara kita jika memang ada benjolan yang mencurigakan.
Sebenarnya cara ini sudah saya ketahui di bangku kuliah tapi baru engeh akan manfaatnya saat saya menjalani yang namanya general check up. Mengingat gaya hidup yang semakin hedon dan mengacu ke arah (un)healty life style, risiko kanker payudara tentunya akan lebih besar dialami oleh para kaum wanita. mak.dar.it, saya mau sharing sedikit yaa..
Yang namanya penyakit, pencegahan itu selaku lebih baik, salah satunya dengan deteksi dini. Bukankah semakin dini kita mengetahui penyakit yang ada di tubuh kita, masih ada harapan untuk mengurangi tingkat keparahan? Untuk kanker payudara, ada istilah yang dikenal dengan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) dan juga mamografi. SADARI ini dilakukan dengan memerhatikan bentuk, ukuran, warna, termasuk meraba-raba payudara sendiri. Di lain pihak, mamografi itu semacam pemeriksaan laboratorium dengan bantuan sinar X.
SADARI, dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya perabaan. Cara ini dapat dilakukan pada saat Anda berdiri tegak, menghadap ke cermin, dan dalan keadaan telanjang badan. Untuk pemeriksaan payudara sebelah kiri, Anda dapat melakukannya dg cara sbb:
1. Letakkan tangan kiri Anda di belakang kepala
2. Biasanya digunakan empat jari (selain jempol) kanan untuk meraba
3. Tekan secara halus dan rata dengan keempat jari tersebut
4. Rabalah payudaramu dengan gerakan meraba dimulai dari daerah puting
5. Gerakan meraba ini memutar ke seluruh payudara dengan arah putaran ke luar (membentuk lingkaran yang semakin membesar)
6. Raba pula hingga ke bagian di bawah ketiak
Untuk pemeriksaan payudara sebelah kanan, lakukan hal di atas dengan tangan sebaliknya.
Jika sudah, perhatikan pula bentuk kedua payudara Anda di depan cermin. Apakah ada perbedaan di kedua sisi.
Tetap dengan posisi berdiri tegak, letakkan kedua tangan di pinggang, juga angkat kedua tangan ke atas. Perhatikan bagaimana bentuk, ukuran, dan warna payudara Anda.
Terakhir, tekan puting Anda. Perhatikan, apakah ada cairan yang keluar atau tidak. Cairan ini dapat berwarna seperti susu, putih, atau darah.
Simple thing to do sebenrnya buat para wanita tentang SADARI ini. Kalau mamografi tiu memerlukan biaya, SADARI tidak perlu menggunakan biaya dan dapat dilakukan sesempatnya kita aja. Cukup dilakukan 2 kali dalam sebulan, saat pramenstruasi dan pascamenstruasi. Kenapa dilakukan saat pramenstruasi? Karena saat ini, hormon reproduksi kita sedang bekerja. Berasa nggak sih kalau mau menstruasi, payudara kita kenceng sekali rasanya. Nah, kalau ternyata dari hasil rabaan ini ada benjolan dan menimbulkan rasa sakit, jangan panik dulu. Siapa tau itu hanya efek dari hormon reproduksi yang sedang bekerja saat mau menstruasi. Jadi, untuk meyakinkannya, lakukan SADARI lagi setelah Anda menstruasi. Jika memang benjolan itu masih muncul, dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter.
SADARI sebaiknya dilakukan saat kamu mandi, pokoknya dalam keadaan telanjang badan, tanpa ada benda apapun yang menghalangi objek yang diraba. Selain itu, akan lebih memungkin untuk mendeteksi benjolan ini ketika payudara dalam keadaan basah dan licin. Lebih gampang lagi, dilakukannya di depan cermin. Supaya terlihat pula permukaan payudara kita jika memang ada benjolan yang mencurigakan.
sumber: http://media.tanyadokteranda.com/images//2011/12/sadari1.jpg
Semoga bermanfaat :)
Sumber
http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2012/03/02/yuk-deteksi-kanker-payudara-dengan-sadari-443578.html
@
Tagged @ Cewek
Tagged @ Gaya Hidup
Tagged @ kanker
Tagged @ kesehatan
Tagged @ Payudara
Tagged @ Wanita





0 komentar:
Posting Komentar - Kembali ke Konten