“Saya Mirip Budi Handuk” Kata Prabowo Subianto. Masa, Sih?

20 Oktober 2013, suatu sore di pinggiran kota Bekasi,
“Jangan mainin henpon pas nyetir, berbahaya!” pesannya sambil setengah berteriak.
“Iyaaaa….!” Jawabku sambil menutup jendela mobil.
Hmm, sebenarnya tangan ini sudah gatal untuk memegang henpon yang sudah entah beberapa kali muncul notifikasinya. Mungkin komen status di FB, mungkin pula mention di twitter.
Tahan. Tahaan. Tahaaaan…!
Ok, baiklah. Sepertinya kalah. Kasihan dong yang sudah jempolin dan mentionin di media sosial. Emangnya kita tuh siapa? Artis? Selebritis? Pelit amat balesin jempol di komen atau mention balik? Ya tho? Hehehe…
CIIIIIT!
Waduh, ternyata kebablasan. Mestinya tadi kan dari Bekasi keluar pintu tol Kranggan Jagorawi di KM 24 trus putar balik menuju arah Jakarta. Kan tempat acara silaturahmi dan deklarasi pengurus PaSKI (Persatuan Seniman Komedi Indonesia) Jawa Barat kan di Nusantara Polo Club. Dekat dengan area komplek Jagorawi Golf.
Haduh, mendadak terngiang-ngiang kata istri sebelum berangkat tadi.
…..
13839959091292014351
Sesampainya di lokasi acara.
“Mas, sini, mas. Aku kenalin kembaran mas Srondol” kata staff Prabowo dengan penuh semangat dan tergesa-gesa.
Aku merasa, ada yang aneh dan menganjal. Kok pemuda harapan bangsa itu mendadak begitu bernafsu mengenalkanku dengan seseorang. Mencurigakan!
Padahal saat itu lagi asyiknya memperhatikan para komedian senior seperti Komeng, Rudi Sipit, Kadir, Doyok dan lain sebagainya yang lagi asyik duduk bercengkrama. Sesekali aku berdiri lama-lama depan angkringan Soto Bangkong Semarang. Maksudnya mengintimidasi supaya cepetan dibaginya gitu. Maklum kangen kampung halaman. Hehehe…
Dan benar…
“Tuh kan, miriiiip!” katanya senang. Sukses membuatku cemberut.
Lha iya lah, masak seganteng ini disamakan dengan Budi Handuk. Padahal dari luas penampang wajah, kadar ketampanan, hingga metodologi pencukuran rambut juga berbeda. Bahkan size dan bobot total bentuk perut juga berbeda.
Ya kan? Setuju?
Lalu keesokan harinya, aku pun mengungah foto acara tersebut di facebook. Tentu saja juga foto bareng dengan Ahmad Dhani sesuai pesanan istri yang juga hadir mengisi acara disana turut diunggah. Cuman rada ragu-ragu saat meng upload foto bareng Budi Handuk. Perasaan ada sejenis alarm tertentu untuk tidak melakukannya.
Oh benar.
Muncul berbagai macam komentar. Antara iri dan hasrat membully seperti yang biasa dilakukan temen-temen di facebook. Hiks. Contohnya begini:
Bang Nur : Ini Budi dan kembarnya. Hahaha…
Erda : He-e, ik. Rupamu meh podho. Jal rambutmu gondrongke awul-awul koyok de’e, Mbul. (Iya tuh. Wajahnya hampir mirip. Coba rambutnya di panjangin trus di kucel-kucel seperti dia, Ndut)
Awan : Siapa mirip siapa, Om?
Iwa : Mas, izin ngakak… Ini persis kuis serupa tapi tak sama… Cari 5 perbedaannya… Hahaha…
Mas Udin : Asli mirip! Tenanan. Coba Om Srondol pake wig seperti rambutnya Budi Handuk. Dijamin mirip.
Om Anton : Kayak pinang dibelah dua ya….
Yayaya, saya diem saja. Nggak usah membela diri. Nanti semakin semangat membully mereka. Toh, nyatanya banyak SPG rokok bilang saya mirip Brat Pitt. Entah tulus atau karena sudah kubeli produk tugasnya.
1383995993185172095
Cari 5 perbedaan Srondol dan Budi Handuk
……….
Nah, beberapa hari kemudian muncul upload foto acara serupa di pages resmi milik Prabowo Subianto. Kali ini kembali terkejut dengan salah satu foto yang tampak keberadaanku disana. Oalah, pas pula lagi sedang dekat dengan budi Handuk.
Tuh, langsung saja ada komen dari kawan yang bilang “Ono bang Hazmi Srondol kurang rambut’e ae nek ora podo karo Budi Handuk. Hahaha…”
Wiets!
Komen yang ini langsung aku konter balik dengan cepat. Bahaya komen begituan di lapak asli nya Prabowo. Bisa jatuh pasaran sebagai penulis paling tersohor di RT-RW sendiri di Bekasi.
Namun sayangnya, tengah malam saat menyetir sendiri. Pulang dari Bukit Hambalang dari interview dan masih tersisa ke-jaim-anku disana. Muncul notifikasi di henponku.
CIIIT!
Rem langsung mendecit saat ternyata masuk komen dari Prabowo Subianto yang bilang:
“Memang mirip”
Huaaaaa! Mosok sih, paaaaak????
Jadi, benar kata istriku. Jangan main henpon saat nyetir. Nanti semaput dijalan.
[Bekasi, 9 November 2013]

Sumber
http://hiburan.kompasiana.com/humor/2013/11/09/saya-mirip-budi-handuk-kata-prabowo-subianto-masa-sih-606580.html



@



0 komentar:

Posting Komentar - Kembali ke Konten

“Saya Mirip Budi Handuk” Kata Prabowo Subianto. Masa, Sih?