“Gentle Agreement” bersama Prabowo Subianto

1399290426400596372
Bersama Anak-anak (Sumber: prabowosubianto08.blogspot.nl)

Istilah “gentle agreement’ mengacu pada tradisi kesetiaan yang dianut secara ketat oleh para Koboi Amerika pra-kemerdekaan, untuk menyelaraskan kehidupan mereka di tengah savanna yang keras dan kejam. Jika dua orang koboi berseteru kemudian sepakat untuk berdamai, maka mereka akan bersulang minuman lalu melanjutkan hidup dalam kedamaian, tanpa secuil dendam pun. Jika seorang koboi hendak bepergian lalu menitipkan isterinya yang bahenol di rumah koboi lainnya untuk dijaga dan dipelihara kehormatannya, maka temannya itu akan menjaganya dengan mempertaruhkan nyawanya, tanpa kemungkinan mengkhianati janjinya. Itulah yang disebut ‘gentle agreement’, atau perjanjian kesatria.
Ciri-ciri orang yang menganut tradisi ‘gentle agreement’ adalah tak banyak bicara, sekali bicara ada maknanya. Ia terbiasa berpikir serius, tekun dengan pekerjaannya. Ia pun menghormati martabat wanita dengan tak pernah merendahkannya. Tak pernah sok pamer, tak pernah kedapatan berhura-hura. Dan yang jelas, ia menyukai hewan ternak, mengggemari olah raga berkuda dan sangat menyukai sepatu boot dan topi koboinya….
Maka beruntunglah para buruh di Gelora Bung Karno kemarin, mereka berhasil membuat ‘gentle agreement’ dengan seorang Koboi Bukit Hambalang, ialah Prabowo Subianto. Capres dari Partai Gerindra itu telah membacanya, lalu menyatakan sepuluh tuntutan itu dapat diterimanya. Maka itu adalah kesepakatan yang telah terkunci. Para buruh tak perlu meragukannya lagi, tak perlu perjanjian bermaterai. Bahwa Prabowo akan memenuhi janjinya dengan sebaik-baiknya. Tak ada opsi lain!
Tinggal para buruh yang harus memenuhi janjinya pula!
Go, ayo, menjadi Macan Asia!
*****

Sumber
http://politik.kompasiana.com/2014/05/05/gentle-agreement-bersama-prabowo-subianto-653744.html



@



0 komentar:

Posting Komentar - Kembali ke Konten

“Gentle Agreement” bersama Prabowo Subianto